My Endometriosis Cyst

Where do I begin?

I resigned from working life 3 years ago, exactly in December 2015.

Satu hal yang paling mendominasi saya untuk resign waktu itu ialah saya mempunyai 2 kista yang terletak di ovarium. Ukuran Kista saya waktu itu tergolong cukup besar sehingga ada salah satu doktor yang mengvonis saya kalo kista saya sudah tergolong Kanker stage 2B. Reaksi yang saya rasakan pertama kali ketika mendengar hal itu, lemas sekujur tubuh dan bagaimana saya bisa sembuh.

Pertama kali di periksa waktu itu, kista ovarium kanan saya berukuran +/- 6 cm dan Kista ovarium kiri saya berukuran +/- 4 cm. Sehingga sewaktu, Kista saya sedang kumat (reaktif), yang saya rasakan ialah sakit yang luar biasa di perut bawah kanan kiri, rasanya seperti terkena usus buntu.

Waktu kejadian pertama kali itu saya sedang berada di kantor, bekerja lama di depan komputer dengan posisi duduk dan mengetik. Ketika saya ingin bangun ingin ke WC, tetiba saya merasakan sakit yang luar biasa.. sehingga sulit bagi saya untuk berdiri dengan tegak.  Maka dari itu, malam itupun saya langsung ke UGD RS Medistra (yang letaknya di seberang kantor) untuk di periksa. Saya waktu itu menjalani pemeriksaan endoskopi dan USG, setelah di cek oleh dokter jaga, mereka mengkonfirmasi apabila saya mempunyai Kista Endometriosis.

Sejak saat itu pikiran saya sudah berantakan, saya menangis dan berdoa tanpa henti. Menghubungi orang- orang yang saya tahu punya riwayat kista dan mencari pengobatan yang terbaik. Saya pun mengajukan cuti 1 minggu untuk pergi ke tempat – tempat pengobatan alternatif. Saya tidak makan daging merah ataupun putih, pada saat itu saya ketakutan sekali apabila kistanya akan berkembang dengan pesat. Jadi pada waktu itu, saya hanya makan sayuran dan buah. Alhasil berat saya turun dan mengalami pendarahan. Kenapa pendarahan? Katanya sih karena tiba-tiba saya diet ketat dan over stressed, jadi badan saya bereaksi seperti itu.

Sayapun tetap bekerja dengan biasa sambil secara teratur memeriksakan kista saya tetapi saya akhirnya sadar bahwa dengan bekerjalah yang membuat ukuran kista saya semakin besar. 3 bulan saya mengajukan resign kepada partner saya dengan alasan saya ingin memprioritaskan kesehatan. Alhamdulillah pada waktu itu, partner sayapun mengerti keaadan saya.

Hari- hari pertama tanpa bekerja rasanya aneh dan sulit diterima tetapi mau gimana lagi apa gunanya mempunyai uang yang banyak tetapi sakit-sakitan kan? Jadi saya teteup kekeh untuk tidak bekerja dan berusaha untuk menikmati waktu unemployment saya.

Hari- hari saya habiskan dengan me-time, olahraga, istirahat, liburan dan merubah gaya hidup saya ke arah yang lebih sehat! that’s include no smoking and drinking 🙂

Kira- kira sekitar 6 bulan kemudian saya merasakan kista saya tidak pernah sakit or kumat lagi. Ternyata bener pas diperiksakan ke dokter, dokter pun bilang ukuran kista saya mengecil berkurang masing -masing 2 cm dari kanan dan kiri… whoaaa rasanya tidak percaya dan langsung memanjatkan rasa syukur ke Tuhan YME, kalo ternyata kista saya bukan termasuk Kanker. Karena kalo kanker ukuran kista tidak akan mengecil tapi akan membesar dengan sejalannya waktu. Jadi sebelumnya tidak ada dokter yang bisa memastikan apabila kista saya itu kanker atau bukan. They said,  only time will tells. Satu- satunya yang pasti adalah melakukan Patologi Anatomi, yaitu dengan cara operasi dan mengambil jaringan sel tersebut untuk diperiksakan di Laboratorium.

Sayapun beranggapan yang saya lakukan selama ini sudah benar yaitu resign dan hidup lebih sehat. Sayapun meneruskan hal itu sambil menambah supplement yang saya beli di Drug Store. Waktu itu saya berkonsultasi dengan brand representative di salah satu Drug Store untuk pengobatan Kista. Ia pun memberikan saya supplement dari merek Nutrimax Lingzhi Plus untuk pengobatan anti Kanker dan Tumor. Saya pun meminumnya dengan rajin dan menghabiskan 1 botol ( kurang lebih 60 tablet).

Beberapa bulan kemudian sayapun cek lagi ke dokter untuk USG ukuran kista saya, tanpa disangka-sangka kista kanan saya yang tadinya 4 cm sudah berkurang menjadi 2 cm dan kista kiri saya yang tadinya 2 cm sudah susut menjadi 1 cm. Dokter pun terkejut dan bilang kalo ini merupakan miracle. Ia juga bilang kalo ini adalah ukuran terkecil dari kista tersebut, tidak akan susut lagi katanya. Karena jenis kista yang saya punya adalah berbentuk daging dan bukanlah cair (yang bisa hilang dengan sendirinya). Jenis kista ada puluhan macamnya, jadi treatment dan curing setiap kista berbeda- beda yah.

Satu-satunya jalan yang ditempuh untuk mengangkat kista saya adalah dengan cara laparoskopi (mengangkat semua jaringannya dengan cara operasi kecil). The good news is dokter juga bilang kalo saya sudah bisa untuk mulai program hamil, karena ukuran kista sudah mengecil yang hopefully tidak akan mengganggu proses kehamilan. At that time I feel like the luckiest woman alive yang masih diberikan kesempatan hidup oleh Allah SWT… ALHAMDULILLAH FOR EVERYTHING.. counting my blessings!

(berlanjut yaa ke MY PREGNANCY JOURNEY! )

 

images: from google